Kota Bekasi, MPI
Tinggal di rumah petakan layaknya sebuah kontrakan, Kesih (72) hanya bisa pasrah melihat suami kesayangannya, Mira Nurdin (72), yang tergolek lemah tak berdaya. Sudah bertahun-tahun lamanya, Mira Nurdin hanya bisa berbaring di atas kasur yang sudah lusuh akibat kelumpuhan yang dideritanya.
Beruntung, aparatur Kecamatan Mustikajaya bersama segenap tenaga medis dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) setempat terlihat mendatangi kediaman pasangan suami istri yang sudah Lansia ini, di RT 002 RW 06 Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jumat (4/2) siang. Para tenaga medis dari Puskesmas itu langsung sigap mengecek kondisi kesehatan Mira Nurdin yang sangat lemah.
Menurut Kesih, suaminya sudah bertahun-tahun tidak bisa berdiri dan berjalan secara normal. “Bahkan untuk duduk saja tidak bisa, setiap hari hanya tiduran saja,” ungkapnya dengan logat Bekasi yang khas.
Kesih mengakui beberapa tahun lalu, suaminya mengeluh sakit pada pinggangnya karena terjatuh. Karena tidak memiliki biaya untuk berobat, suaminya membiarkan sakitnya itu dan tidak pernah memeriksanya di Puskesmas atau rumah sakit.
Selain menderita kelumpuhan, Mira Nurdin juga kurang asupan makanan bergizi sehingga membuat kondisi tubuhnya kian melemah. “Sejak lumpuh, jadi tidak nafsu makan, pernah selama beberapa hari tidak makan, alasannya tidak nafsu makan,” ujar Kesih.
Kesih lalu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparatur Kecamatan Mustikajaya beserta para tenaga medis dan segenap anggota PSM yang sudah datang dan memberikan pertolongan untuk suaminya. “Semoga dengan kedatangan bapak-bapak dan ibu-ibu pemerinthan ini, suami saya bisa sembuh dan sehat normal lagi,” harapnya.
Nyaba Warga
Sementara itu, Camat Mustijajaya Gutus Heemawan menjelaskan kedatangannya ke tempat tinggal Mira Nurdin dan Kesih ini merupakan bagian dari program Nyaba Warga yang sudah digiatkan sejak dua tahun lalu oleh aparatur Kecamatan Mustikajaya. “Kami datang ke rumah Bu Kesih ini karena dapat laporan dan tenaga PSM bahwa ada warga Lansia yang menderita sakit dan kelumpuhan, lalu kami bergerak sekaligus berkoordinasi dengan pihak Puskesmas agar mendatangkan tim medis,” ulas Gutus.
.
Melalui program Nyaba Warga, Gutus mengatakan pihaknya mendatangi rumah-rumah warga tidak mampu di tiap wilayah kelurahan secara bergiliran secara rutin setiap hari Jumat. “Pagi harinya kami giatkan program Jumat Berkah dengan menyediakan makanan secara gratis untuk para pegawai pemerintahan di lingkungan Kecamatan Mustikajaya dan masyarakat, sedangkan siang harinya kami melakukan kunjungan ke rumah-rumah warga yang tidak mampu serta membutuhkan bantuan atau pertolongan,” papar Gutus didampingi Lurah Cimuning Muhammad Martam.
Gutus mengakui banyak menerima curahan hati (Curhat) dari warga yang disambanginya, termasuk keluhan kesehatan atau pendidikan. “Bahkan ada warga tidak mampu yang tinggal puluhan tahun di rumahnya sendiri, tapi tidak mampu mengurus legalitas kepemilikan tanahnya sendiri. Akhirnya kami bantu warga tersebut untuk mengurus surat-surat kepemilikan tanah secara gratis, asalkan seluruh berkas persyaratannya sudah lengkap,” ulasnya menambahkan.
Satu pesan yang disampaikan Gutus dengan kegiatan Nyaba Warga ini, bahwa pemerintah akan selalu ada di saat masyarakat membutuhkan. “Kami siap melayani, bahkan kalau perlu biar kami yang mendatangi warga, dan kami siap memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat, inilah sumbangsih kami selaku aparatur pemerintahan yang selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Mul)