Kota Bekasi, MPN
Jajaran pengurus Karang Taruna Unir RW 09 Kelurahan Ciketingudik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, beramai-ramai menggelar aksi sonor darah, Minggu (23/7). Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan organisasi kepemudaan ini sebagai kepedulian terhadap sesama.
Tercatat sebanyak 80 peserta yang menyumbangkan darah untuk masyarakat yang membutuhkan. Seluruh darah yang terkumpul ini kemudian diserahkan kepada pihak PMI Cabang Kota Bekasi.
Menurut penjelasan Ketua Karang Taruna Kelurahan Ciketingudik Junaedi Salim, aksi donor darah ini dilaksanakan tiap tiga bulan sekali bersama para pengurus RW 09 Kelurahan Ciketingudik. “Alhamdulillah kegiatan donor darah ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak LPM Ciketingudik, sehingga kami terus termotivasi untuk melaksanakan beragam giat kepedulian yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Junaedi.
Menurut Junaedi setiap Unit Karang Taruna tingkat lingkungan RW yang ada di wilayah Ciketingudik memiliki program-program kerja yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk eksistensinya memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. “Ada yamg menggiatkan donor darah, ada yang menggiatkan aksi kebersihan, masing-masing Unita Karang Taruna disini memiliki program-program unggulan yang rutin mereka laksanakan, makanya kami dari pengurus tingkat Kelurahan Ciketingudik senantiasa mensupport setiap program yang tentunya bermamfaat untuk masyarakat,” ulasnya.
Sementara itu, Ketua LPM Ciketingudik Salim Samsudin memberikan pujiammya terhadap eksistensi Karang Taruna yang telah melaksanakan program secara nyata untuk masyarakat. “Kami menilai apa yang dilakukan kawan-kawan di Karang Taruna jelas berdampak positif dan manfaatnya pun dirasakan,” tegasnya.
“Makanya kalau ada yang bertanya apakah LPM akan memberikan dukungannya? Saya pasti menjawab, mengapa tidak? Bahkan saya ingin apa yang sudah dilaksanakan Karang Taruna harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga aksi nyata yang dilakukan Karang Taruna bisa menyebar rata di tiap lingkungan RW yang ada di Ciketingudik,” pungkas Salim. (Mul)