Proyek Reboisasi Pantai Di Desa Longkoga Timur Di Sorot Media,  APH Banggai Seolah Tutup Mata

Banggai, Mediapatriot.co.id – Diduga Proyek Reboisasi Pantai di Desa Longkoga Timur di Kerjakan Asal – Asalan Sehingga Gagal Total, Diminta APH Usut dan Periksa Oknum – oknum Pelaku yang melaksanakan Proyek Tersebut. Senin ( 17/2/2025)

kegiatan Reboisasi pantai yang ada di desa langkoga timur kecamatan bualemo,kabupaten Banggai provinsi Sulawesi Tengah, menuai sorotan warga setempat, karena diduga dalam pekerjaan proyek reboisasi pantai hanya dikerjakan asal – asalan sehingga proyek reboisasi tersebut gagal total. Senin 17 /2/2025

Proyek yang beranggotakan sepuluh orang tersebut dengan kelompok, diduga kerja asal-asalan.

Pasalnya proyek tersebut mulai dari penanaman sampai dengan pemagaran tidak ada melibatkan masyarakat atau tokoh masyarakat yang ada di seputaran proyek tersebut, bahkan sampai sekarang proyek pada tahun 2024 yang bersumber dana APBD(BDH DR) Jumlah dana Rp 52.562.500, dengan kegiatan pemulihan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup di duga gagal total.

Untuk itu masyarakat meminta agar APH dan dinas terkait, menindak lanjuti para oknum yang melaksanakan proyek ini sebagai mana harapan masyarakat kepada pemerintah yang terkait untuk menindaklanjuti permasalahan, ujar narasumber yang tidak mau di sebut namanya.

Pasalnya proyek ini hanya di kerjakan oleh pengurus kelompok dan tidak melibatkan anggota kelompok dan  masyarakat yang ada di sekitaran pantai dan sudah meresahkan warga sekitar nya,

Sementara kami sebagai masyarakat yang berada di bibir pantai tidak mengetahui proyek dari mana dan anggaran dari mana serta berapa jumlah anggaran tersebut,ujar nya ke media ini.

Dari amatan media di lokasi pada hari Sabtu 15/2/2025 bersama warga proyek reboisasi suda di laksanakan penanaman 1800 pohon tetapi fakta dan kenyataan di lokasi yang hidup hanya 5%.

sebagai masyarakat kami mengharap pemerintah desa ada keterbukaan dalam pengololaan kegiatan swakelola tersebut.

Menurut pegawai kehutanan,itu di kerjakan oleh kelompok karena ada nama kelompok yang di ajukan ke dinas kehutanan untuk bertanggung jawab dalam kegiatan swakelola tersebut, mirisnya itu tidak sesuai di lapangan,karena pekerjaan itu hanya dikerjakan oleh beberapa orang,

kami masyarakat menyayangkan ,kegiatan pekerjaan ini ada indikasi tercium bau aroma tak sedap. Mereka menyayangkan program kegiatan Reboisasi ini gagal total.

Saat awak media kompirmasi ke Tim Teknis Program Kegiatan Reboisasi Pante lewat WhatsApp dengan No 08525504XXXX selamat malam terkait kegiatan itu silahkan bapak koordinasi dengan ketua kelompok karena mereka yang bertanggung jawab kegiatan tersebut karena mereka punya perjanjian kerja, kelompok sendiri yang tau apa yang terjadi dilapangan.  Ucapnya

Lanjutnya, itu sampai sekarang belum ada laporan dari kelompok apa penyebab, sampe sekarang belum ada inpo dari mereka.  Terangnya.**



Posting Terkait

Jangan Lewatkan