Fikri Abdul Ajiz Praktisi Hukum Apresiasi Penanganan Kasus Samson Dengan Pendekatan Hukum Dan Aspek Sosial Kemasyarakatan

SUKABUMI MPI- Praktisi Hukum sekaligus tokoh muda potensial Sukabumi, Fikri Abdul Ajiz, mengapresiasi langkah Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, dalam menangani kasus tragis yang menimpa Suherlan alias Samson di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Menurutnya, pendekatan yang diambil kepolisian menunjukkan keseimbangan antara penegakan hukum dan aspek sosial kemasyarakatan.

“Saya sangat mengapresiasi Kapolres Sukabumi, Pak Samian, atas langkah-langkah yang diambil dalam menangani kasus ini.
Ini penting agar masyarakat tetap merasa aman,” ujar Fikri, Senin (24/2/25).

Kasus Samson dan Langkah Kapolres Sukabumi.
Kasus Samson menjadi perhatian publik setelah pria tersebut tewas pada Jumat (21/2/25). Samian segera mengambil tindakan dengan melakukan cooling system di wilayah tersebut guna mencegah konflik lanjutan.

“Saya mendukung cooling system yang dilakukan Pak Kapolres, karena penegakan hukum harus juga dengan memperhatikan pendekatan-pendekatan dengan melihat sisi sosiologis dan kemanfaatan, baik dari sisi keluarga korban maupun dari sisi warga,” kata pengusaha dan politisi muda itu.

Lebih jauh, Fikri juga mengungkapkan pujiannya kepada AKBP Samian yang dinilainya memiliki strategi andal dalam merespons kasus tersebut dengan mengedepankan keseimbangan antara ketegasan dan empati.

“Beliau aktif dalam membangun komunikasi dengan masyarakat.
Ini adalah langkah yang sangat tepat untuk menjaga keharmonisan di tengah situasi yang sensitif,” tambah Fikri.

Menurutnya, kepemimpinan AKBP Samian mencerminkan profesionalisme kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kepekaan sosial yang ditunjukkan dalam menangani peristiwa ini menjadi contoh baik bagi aparat penegak hukum lainnya,” tegasnya.

Harapan untuk Keamanan dan Ketertiban
Fikri berharap situasi yang telah berhasil dikendalikan oleh Kapolres Sukabumi dapat terus terjaga.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kedamaian di lingkungan kita.
Mari kita dukung kerja kepolisian dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat hidup dengan rasa aman dan tenteram,” ujarnya.

Dengan pendekatan kepolisian yang lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan sosial, Fikri optimistis bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat akan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan harmonis.

Reporter Nana Supriatna
Kepala Biro: Sopandi
Editor:Hamdanil Asykar



Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar